Tahu Langkah Awal Menjalankan Home Industry? Why Not!

Tahu Langkah Awal Menjalankan Home Industry? Why Not!

Sekarang kami akan jelaskan mengenai Tahu Langkah Awal Menjalankan Home Industry? Why Not!. Siapa bilang buat sukses mesti repot? Mengawali usaha di rumah pun dapat menjadi ladang uang! Sulitnya mencari lowongan pekerjaan saat ini jangan dianggap persoalan besar buat Anda.

Tahu Langkah Awal Menjalankan Home Industry? Why Not!

Tahu Langkah Awal Menjalankan Home Industry? Why Not!

Enggak semua keberhasilan dilihat dari jabatan pekerjaan yang Anda punyai. Berbisnis dapat jadi salah satu jurus ampuh dalam mencapai keberhasilan. sudah terbukti banyak sekali pengusaha yang berhasil dengan usaha di antaranya:

  • Murniati Widjaja (Es Teler 77),
  • Reza Nurhilman (Kripik Maicih),
  • Puspo Wardoyo (Ayam Bakar Wong Solo)
  • dan masih banyak lagi.

Semua berawal dari sekedar mimpi dan bisnis kecil-kecilan aja. Coba lihat pertumbuhannya saat ini, luar biasa bukan? Omzet puluhan, ratusan hingga miliaran rupiah dapat mereka kantongi.

Tahu Langkah Awal Menjalankan Home Industry? Why Not!

Biasanya calon pebisnis masih bingung untuk memulai usaha. Inilah titik kesalahan jika mau terjun ke dunia usaha. Mereka terjebak berlama-lama memikirkan mau bisnis apa.

Jangan terlalu dipusingkan dengan planing. Mulailah usaha yang sederhana terlebih dahulu. Kita dapat memulai bisnis dari dalam rumah sendiri. Jadikanlah rumah sebagai ladang mengumpulkan pundi-pundi rupiah. Anda bisa menjalankan home industry atau bisnis rumah tangga. Konsep bisnis rumah tangga ini bisa dibilang sederhana dan gampang mengingat rumah bisa menjadi markas besar usaha.

Ada beberapa kunci dasar dalam merintis bisnis rumahan ini. Berikut ini uraian singkat yang dapat membuka inspirasi kita dalam berbisnis yaitu :

Tahu Langkah Awal Menjalankan Home Industry? Why Not!

1. Pondasi Utama Seorang Wirausaha

Untuk jadi seorang wirausahawan terdapat 2 pondasi dasar yang perlu Anda punyai. Pondasi tersebut ialah :

a. Skill atau keahlian

Skill atau keahlian menjadi kerangka awal dalam merintis bisnis. Anda wajib punya skill tertentu sebagai penunjang. Karena bisnis gak bisa berjalan begitu aja tanpa ada keahlian khusus. Apabila Anda belum mempunyai keahlian, Anda bisa belajar lebih dulu baik otodidak atau dengan pakar usaha yang sudah sukses.

b. Modal

Modal ini adalah hal yang kagak kalah pentingnya dalam membangun bisnis. Anda dapat memulai bisnis dengan modal patungan atau kredit bank. Tapi patut diingatkan dalam meminjam uang di bank jangan terlalu besar karena home industry tak bakal memakan banyak modal untuk memulainya.

Tahu Langkah Awal Menjalankan Home Industry? Why Not!

Kita pun jangan terlalu terpaku dengan modal yang dimiliki. Kunci yang paling utama yakni skill atau keahlian disebabkan karena dengan mempunyai ini saja Anda bisa memulai. Modal pun bisa dengan cara mencari investor yang mau mendonasikan dana sebagai investasi usaha yang Anda kerjakan.

2. Mulai Bisnis dari yang Mudah atau Skala Kecil

Perencanaan dalam memulai bisnis emang adalah hal penting. Tapi kita jangan terlalu dipusingkan oleh itu. Mulailah usaha dari yang gampang atau yang kecil lebih dulu. Misalnya bila kita mau membuka distro mulailah dari usaha sablon kaos dulu.

Dari sana Anda bisa bukan cuma menyediakan jasa sablon kaos aja. Namun Anda dapat mulai mencari supplier kaos buat ditawarkan kepada konsumen juga. Bukan cuma itu, Anda mungkin dapat mengembangkan bukan hanya kaos dalam menjajakan usaha tetapi celana, sepatu dan masih banyak lagi dapat Anda jalankan.

Tahu Langkah Awal Menjalankan Home Industry? Why Not!

Dalam memulai bisnis kita juga wajib jeli dalam melihat perilaku konsumen. Sejatinya sikap pembeli itu tidak statis, dalam arti keinginannya selalu berubah-ubah. Di sini kita dituntut inovatif agar ga menjual produk yang old school atau ketinggalan zaman. Kita perlu memikirkan produk yang bukan hanya dibutuhkan sekarang. Tapi dapat bertahan lama dan ga bakal habis dimakan zaman. Sehingga usaha kita ga gampang gulung tikar.

3. Jeli Melihat Target Pasar

Perilaku customer sekarang dibagi jadi 2 kategori. Ada konsumen yang melihat nama merek besar dalam membeli suatu produk. Di sinilah pentingnya inovasi Anda dalam menghadapi konsumen. Sebagai bisnis rumahan atau pengusaha baru, kita kudu pintar-pintar memikat hati konsumen. Supaya konsumen beralih ke produk kita karena berbagai macam inovasi yang Anda berikan.

Ada juga konsumen yang melihat sisi harga dalam memilih produk. Untuk itu Anda harus jeli dalam melihat segmen mana yang dijadikan target pasar bisnis kita. Harga ini sangat sensitif buat pembeli. Selisih beberapa rupiah dengan kompetitor Anda, mereka bisa beralih begitu saja.

Tahu Langkah Awal Menjalankan Home Industry? Why Not!

Untuk usaha rumahan, sebaiknya Anda memilih segmen pasar menengah ke bawah. Pemilihan target pasar ini bertujuan untuk membangun nama brand yang kuat terlebih dulu. Usaha yang terbilang seumur jagung mengharuskan Anda membuat produk perlu dikenal masyarakat lebih dahulu.

Apabila Anda menggapai segmen menengah ke atas ini bakal menyulitkan Anda. Segmen menengah ke atas tentu sudah mengenal beberapa nama besar brand. Sehingga rasa kepercayaan terhadap produk baru sangatlah minim. Jadi bakal susah bagi Anda mendapat perhatian dari kelas menengah ke atas dalam memulai usaha.

4. Konsisten dalam Menjalankan Bisnis

Konsistensi, banyak orang yang terlalu memudahkah hal ini. Bila diumpamakan antara usaha sangat berbanding terbalik dengan ujian. Kalau dalam menempuh ujian Anda patut belajar terlebih dahulu sebelum diuji. Sedangkan dalam berbisnis kita akan di uji dahulu buat belajar dikemudian hari.

Tahu Langkah Awal Menjalankan Home Industry? Why Not!

Anda akan belajar sesudah menghadapi beragam cobaan dan kendala bisnis. Apabila kita berhasil menghadapi lika liku bisnis. Seperti :

  • ketatnya persaingan,
  • menjaga mutu produk,
  • pelayanan pembeli

Maka dari situlah kesuksesan akan menghampiri Anda dengan sendirinya.

Melihat kenyataan saat ini, banyak sekali wirausahawan yang mudah beralih bidang dalam memulai bisnis. Inilah letak kesalahannya! Kita gak akan berhasil jika sering berpindah-pindah dalam membuka usaha. Apabila Anda gagal dalam satu bidang, terus berusaha dan merintis kembali dengan cara yang lebih baik lagi. Ingatlah bahwa keberhasilan dalam berbisnis akan tercapai kalau Anda berhasil melalui ujiannya. Berinovasilah ke hal yang lebih membuat pelanggan tertarik. Konsistensi inilah yang patut Anda punyai.

5. Sistem Promosi yang Jitu

Dalam membangun citra dan nama brand promosi terhadap usaha yang baru Anda rintis termasuk hal yang engga boleh dilupakan. Sebagai home industry dengan jangkauan terbatas, manfaatkan kerabat terdekat dalam sistem promosi kita. Promosi dari mulut ke mulut ini sangat efektif dalam sistem home industry.

Tahu Langkah Awal Menjalankan Home Industry? Why Not!

Kita juga hendaknya ikut aktif dalam beraneka ragam kegiatan lingkungan rumah. Sehingga bisa membantu penyebaran merek produk kita. Promosi langsung kepada konsumen ini tentu sangat menunjang bisnis kita. Karena pembeli langsung mengetahui info produk dari kita selaku owner.

Anda juga wajib aktif dalam bermacam event yang diselenggarakan berbagai ragam tempat. Diadakannya event bakal mempermudah kita mendapatkan pembeli. Karena tentu banyak sekali pengunjung yang datang untuk dijadikan calon pelanggan. Adanya merk endors yaitu orang yang dipercaya untuk menaikkan citra brand. Pada umumnya orang-orang terkenal akan jadi nilai lebih dari usaha kita.

Memilih brand endors yang udah mempunyai nama. Seperti para leader suatu organisasi atau orang yang dianggap “dipandang” di lingkungan Anda. Hal ini bakal mempengaruhi masyarakat lainnya untuk ikut jadi pembeli kita. Ini dapat disebut “iklan gratis” kalau kita dapat mempunyai merk endors.

Demikian informasi mengenai Tahu Langkah Awal Menjalankan Home Industry? Why Not!, semoga artikel ini membantu sahabat semua. Tolong post ini diviralkan supaya semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *