Menjalankan Usaha Rumah Tangga buat Wiraswasta

Menjalankan Usaha Rumah Tangga buat Wiraswasta

Pembahasan kita kali ini ialah Menjalankan Usaha Rumah Tangga buat Wiraswasta. Siapa bilang buat sukses harus repot? Merintis bisnis di rumah pun bisa menjadi ladang uang! Susahnya mencari lowongan pekerjaan saat ini jangan dianggap persoalan besar buat Anda.

Menjalankan Usaha Rumah Tangga buat Wiraswasta

Menjalankan Usaha Rumah Tangga buat Wiraswasta

Tak semua Kesuksesan dilihat dari jabatan pekerjaan yang kita punyai. Berwirausaha dapat menjadi salah satu jurus ampuh dalam mencapai keberhasilan. udah terbukti banyak sekali pebisnis yang berhasil dengan usaha antara lain:

  • Murniati Widjaja (Es Teler 77),
  • Reza Nurhilman (Kripik Maicih),
  • Puspo Wardoyo (Ayam Bakar Wong Solo)
  • dan masih banyak lagi.

Semua berawal dari sekedar mimpi dan bisnis kecil-kecilan saja. Coba lihat perkembangannya sekarang, luar biasa bukan? Omzet puluhan, ratusan sampai miliaran rupiah bisa mereka kantongi.

Menjalankan Usaha Rumah Tangga buat Wiraswasta

Umumnya calon wirausahawan masih bingung buat memulai bisnis. Inilah titik kesalahan bila mau terjun ke dunia usaha. Mereka terjebak berlama-lama memikirkan mau usaha apa.

Jangan terlalu dipusingkan dengan rencana. Mulailah usaha yang sederhana terlebih dulu. Kita dapat membuka usaha dari rumah . Jadikanlah rumah sebagai ladang mengumpulkan pundi-pundi rupiah. kita dapat menjalankan home industry atau bisnis rumah tangga. Konsep usaha rumah tangga ini dapat dibilang sederhana dan mudah mengingat rumah bisa jadi markas besar bisnis.

Ada lima kunci dasar dalam merintis home industry ini. Berikut ini uraian singkat yang dapat membuka inspirasi kita dalam berbisnis yaitu :

Menjalankan Usaha Rumah Tangga buat Wiraswasta

1. Pondasi Utama Seorang Entrepreneur

Untuk menjadi seorang pebisnis ada 2 pondasi dasar yang mesti Anda miliki. Pondasi tersebut adalah :

a. Skill atau keahlian

Skill atau keahlian menjadi kerangka awal dalam merintis usaha. kita mesti mempunyai skill tertentu sebagai penunjang. Karena bisnis tak bisa berjalan begitu saja tanpa ada keahlian khusus. Bila Anda belum memiliki keahlian, Anda dapat belajar lebih dulu baik otodidak atau dengan pakar usaha yang sudah sukses.

b. Modal

Modal ini yaitu hal yang ga kalah pentingnya dalam membangun bisnis. Anda dapat mulai bisnis dengan modal patungan atau kredit bank. Namun harus diingatkan dalam meminjam uang di bank jangan terlalu besar sebab home industry enggak bakal memakan banyak modal untuk memulainya.

Menjalankan Usaha Rumah Tangga buat Wiraswasta

Kita pun jangan terlalu terpaku dengan modal yang dimiliki. Kunci yang paling utama adalah skill atau keahlian sebab dengan punya ini aja Anda dapat memulai. Modal pun dapat dengan cara mencari investor yang ingin mendonasikan dana sebagai investasi usaha yang kita jalankan.

2. Mulai Bisnis dari yang Gampang atau Skala Kecil

Perencanaan dalam memulai bisnis memang adalah hal penting. Akan tetapi Anda jangan terlalu dipusingkan oleh itu. Mulailah usaha dari yang gampang atau yang kecil lebih dulu. Contohnya bila kita mau membuka distro mulailah dari bisnis sablon kaos dulu.

Dari sana Anda bisa bukan cuma menyediakan jasa sablon kaos aja. Tapi kita dapat mulai mencari supplier kaos buat ditawarkan kepada pelanggan juga. Bukan hanya itu, kita mungkin bisa mengembangkan bukan cuma kaos dalam menjajakan usaha tapi celana, sepatu dan masih banyak lagi dapat kita laksanakan.

Menjalankan Usaha Rumah Tangga buat Wiraswasta

Dalam memulai usaha kita juga harus jeli dalam melihat prilaku konsumen. Sejatinya sikap pelanggan itu tidak statis, dalam arti kemauannya selalu berubah-ubah. Di sini Anda dituntut inovatif biar tak menjual produk yang old school atau ketinggalan zaman. Anda harus memikirkan produk yang bukan cuma dibutuhkan saat ini. Namun bisa bertahan lama dan ga akan habis dimakan zaman. Sehingga usaha kita engga gampang gulung tikar.

3. Jeli Melihat Target Pasar

Perilaku pembeli saat ini dibagi jadi 2 kategori. Ada konsumen yang melihat nama merek besar dalam membeli suatu produk. Di sinilah pentingnya inovasi kita dalam menghadapi pembeli. Sebagai usaha rumahan atau pebisnis baru, Anda harus pintar-pintar memikat hati customer. Agar pembeli beralih ke produk Anda sebab pelbagai inovasi yang Anda berikan.

Ada juga pelanggan yang melihat sisi harga dalam memilih produk. Untuk itu kita kudu jeli dalam melihat segmen mana yang dijadikan target pasar usaha kita. Harga ini sangat sensitif untuk pembeli. Selisih beberapa rupiah dengan kompetitor Anda, mereka dapat beralih begitu aja.

Menjalankan Usaha Rumah Tangga buat Wiraswasta

Untuk usaha rumahan, sebaiknya Anda memilih segmen pasar menengah ke bawah. Pemilihan target pasar ini bertujuan untuk membangun nama merek yang kuat lebih dulu. Usaha yang terbilang seumur jagung mengharuskan Anda membuat produk wajib dikenal masyarakat lebih dahulu.

Kalau Anda menggapai segmen menengah ke atas ini bakal menyulitkan Anda. Segmen menengah ke atas tentu sudah mengetahui beberapa nama besar merek. Sehingga rasa kepercayaan terhadap produk baru sangatlah minim. Jadi bakal susah bagi kita mendapat perhatian dari kelas menengah ke atas dalam memulai usaha.

4. Konsisten dalam Menjalankan Bisnis

Konsistensi, banyak orang yang terlalu memudahkah hal ini. Bila diumpamakan antara bisnis amat berbanding terbalik dengan ujian. Kalau dalam menempuh ujian kita kudu belajar lebih dahulu sebelum diuji. Sedangkan dalam berbisnis Anda akan di uji dahulu buat belajar dikemudian hari.

Menjalankan Usaha Rumah Tangga buat Wiraswasta

kita bakal belajar sesudah menghadapi pelbagai cobaan dan kendala bisnis. Bila kita berhasil menghadapi lika liku usaha. Seperti :

  • ketatnya persaingan,
  • menjaga kualitas produk,
  • pelayanan customer

Maka dari situlah kesuksesan akan menghampiri kita dengan sendirinya.

Melihat kenyataan saat ini, banyak sekali entrepreneur yang mudah beralih bidang dalam melakukan bisnis. Inilah letak kesalahannya! Anda ga akan berhasil jika sering berpindah-pindah dalam merintis bisnis. Jika Anda gagal dalam satu bidang, terus berusaha dan memulai kembali dengan cara yang lebih baik lagi. Ingatlah bahwa kesuksesan dalam berbisnis akan tercapai kalau kita berhasil melalui ujiannya. Berinovasilah ke hal yang lebih membuat customer tertarik. Konsistensi inilah yang patut Anda punyai.

5. Sistem Promosi yang Jitu

Dalam membangun citra dan nama merek promosi terhadap bisnis yang baru Anda rintis termasuk hal yang gak boleh dilupakan. Sebagai bisnis rumahan dengan jangkauan terbatas, manfaatkan kerabat terdekat dalam sistem promosi Anda. Promosi dari mulut ke mulut ini sangat efektif dalam sistem home industry.

Menjalankan Usaha Rumah Tangga buat Wiraswasta

Anda juga hendaknya ikut aktif dalam beraneka aktivitas lingkungan rumah. Sehingga dapat membantu penyebaran brand produk kita. Promosi langsung pada customer ini tentu sangat menunjang bisnis Anda. Karena pelanggan langsung mengetahui info produk dari Anda selaku owner.

Anda pun patut aktif dalam berbagai event yang diselenggarakan bermacam-macam tempat. Diadakannya event bakal mempermudah Anda mendapatkan pembeli. Karena tentu banyak sekali pengunjung yang datang untuk dijadikan calon konsumen. Adanya merek endors yaitu orang yang dipercaya untuk menaikkan citra merk. Rata-rata orang-orang terkenal bakal jadi nilai lebih dari usaha Anda.

Memilih merek endors yang telah punya nama. Seperti para leader suatu organisasi atau orang yang dianggap “dipandang” di lingkungan Anda. Hal ini bakal mempengaruhi masyarakat lainnya buat ikut jadi konsumen kita. Ini bisa disebut “iklan gratis” apabila Anda bisa punya merk endors.

Demikian info terkait dengan Menjalankan Usaha Rumah Tangga buat Wiraswasta, kami harap artikel ini bermanfaat buat Anda. Mohon postingan ini disebarluaskan agar semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *