Inilah Lima Langkah Awal Menjalankan Bisnis Rumahan

Inilah Lima Langkah Awal Menjalankan Bisnis Rumahan

Pembahasan kita kali ini yaitu Inilah Lima Langkah Awal Menjalankan Bisnis Rumahan. Siapa bilang untuk sukses mesti repot? Mengawali bisnis di rumah pun dapat menjadi ladang duit! Susahnya mencari lapangan pekerjaan sekarang jangan dianggap problem besar buat kita.

Inilah Lima Langkah Awal Menjalankan Bisnis Rumahan

Inilah Lima Langkah Awal Menjalankan Bisnis Rumahan

Ga semua Kesuksesan dilihat dari jabatan pekerjaan yang Anda miliki. Berwirausaha dapat menjadi salah satu jurus ampuh dalam menggapai keberhasilan. sudah terbukti banyak sekali wirausaha yang berhasil dengan usaha contohnya:

  • Murniati Widjaja (Es Teler 77),
  • Reza Nurhilman (Kripik Maicih),
  • Puspo Wardoyo (Ayam Bakar Wong Solo)
  • dan masih banyak lagi.

Semua berawal dari sekedar mimpi dan usaha kecil-kecilan aja. Coba lihat pertumbuhannya sekarang, luar biasa bukan? Omzet puluhan, ratusan hingga miliaran rupiah bisa mereka kantongi.

Inilah Lima Langkah Awal Menjalankan Bisnis Rumahan

Lazimnya calon entrepreneur masih bingung untuk memulai usaha. Inilah titik kesalahan kalau mau terjun ke dunia bisnis. Mereka terjebak berlama-lama memikirkan mau usaha apa.

Jangan terlalu dipusingkan dengan planing. Mulailah bisnis yang sederhana lebih dulu. Anda dapat memulai usaha dari dalam rumah sendiri. Jadikanlah rumah sebagai ladang mengumpulkan pundi-pundi rupiah. kita dapat menjalankan home industry atau usaha rumah tangga. Konsep usaha rumah tangga ini bisa dibilang sederhana dan gampang mengingat rumah bisa menjadi markas besar usaha.

Ada lima kunci dasar dalam menjalankan home industry ini. Berikut ini uraian singkat yang bisa membuka inspirasi Anda dalam berbisnis yakni :

Inilah Lima Langkah Awal Menjalankan Bisnis Rumahan

1. Pondasi Utama Seorang Pengusaha

Buat menjadi seorang entrepreneur terdapat 2 pondasi utama yang patut Anda miliki. Pondasi tersebut yaitu :

a. Skill atau keahlian

Skill atau keahlian menjadi kerangka awal dalam merintis bisnis. kita harus memiliki skill tertentu sebagai penunjang. Karena usaha ga dapat berjalan begitu saja tanpa ada keahlian khusus. Bila Anda belum memiliki keahlian, Anda dapat belajar lebih dahulu baik otodidak atau dengan pakar bisnis yang udah sukses.

b. Modal

Modal ini yakni hal yang tak kalah pentingnya dalam membangun usaha. kita dapat mulai usaha dengan modal patungan atau kredit bank. Akan tetapi patut diingatkan dalam meminjam uang di bank jangan terlalu besar sebab home industry gak akan memakan banyak modal untuk memulainya.

Inilah Lima Langkah Awal Menjalankan Bisnis Rumahan

Anda pun jangan terlalu terpaku dengan modal yang dimiliki. Kunci yang paling utama yakni skill atau keahlian karena dengan memiliki ini aja kita bisa memulai. Modal pun dapat dengan cara mencari investor yang mau mendonasikan dana sebagai investasi bisnis yang Anda kerjakan.

2. Mulai Bisnis dari yang Mudah atau Skala Kecil

Perencanaan dalam memulai bisnis emang adalah hal penting. Akan tetapi kita jangan terlalu dipusingkan oleh itu. Mulailah usaha dari yang gampang atau yang kecil terlebih dahulu. Contohnya apabila Anda ingin membuka distro mulailah dari bisnis sablon kaos dahulu.

Dari sana Anda bisa bukan cuma menyediakan jasa sablon kaos saja. Namun Anda dapat mulai mencari supplier kaos buat ditawarkan pada customer juga. Bukan hanya itu, kita mungkin bisa mengembangkan bukan hanya kaos dalam menjajakan usaha akan tetapi celana, sepatu dan masih banyak lagi bisa Anda laksanakan.

Inilah Lima Langkah Awal Menjalankan Bisnis Rumahan

Dalam memulai bisnis Anda juga harus jeli dalam melihat perilaku konsumen. Sejatinya sikap konsumen itu kagak statis, dalam arti keinginannya selalu berubah-ubah. Di sini kita dituntut inovatif biar enggak menjual produk yang old school atau ketinggalan zaman. Kita harus memikirkan produk yang bukan cuma dibutuhkan sekarang. Namun bisa bertahan lama dan kagak bakal habis dimakan zaman. Sehingga bisnis Anda kagak mudah gulung tikar.

3. Jeli Melihat Target Pasar

Perilaku pelanggan saat ini dibagi menjadi 2 kategori. Ada pembeli yang melihat nama brand besar dalam membeli suatu produk. Di sinilah pentingnya inovasi Anda dalam menghadapi pelanggan. Sebagai home industry atau wirausahawan baru, kita patut pintar-pintar memikat hati customer. Agar pembeli beralih ke produk kita karena berbagai ragam inovasi yang kita berikan.

Ada juga customer yang melihat sisi harga dalam memilih produk. Untuk itu kita patut jeli dalam melihat segmen mana yang dijadikan target pasar usaha Anda. Harga ini sangat sensitif untuk konsumen. Selisih beberapa rupiah dengan kompetitor Anda, mereka dapat beralih begitu saja.

Inilah Lima Langkah Awal Menjalankan Bisnis Rumahan

Buat usaha rumahan, sebaiknya kita memilih segmen pasar menengah ke bawah. Pemilihan target pasar ini bertujuan buat membangun nama merk yang kuat lebih dahulu. Usaha yang terbilang seumur jagung mengharuskan kita membuat produk perlu dikenal masyarakat lebih dahulu.

Kalau Anda menggapai segmen menengah ke atas ini akan menyulitkan Anda. Segmen menengah ke atas tentu udah mengetahui beberapa nama besar merk. Sehingga rasa kepercayaan terhadap produk baru sangatlah minim. Jadi bakal sulit bagi kita mendapat perhatian dari kelas menengah ke atas dalam memulai usaha.

4. Konsisten dalam Menjalankan Bisnis

Konsistensi, banyak orang yang terlalu memudahkah hal ini. Apabila diumpamakan antara usaha sangat berbanding terbalik dengan ujian. Apabila dalam menempuh ujian kita mesti belajar lebih dulu sebelum diuji. Sedangkan dalam berbisnis Anda akan di uji dulu buat belajar dikemudian hari.

Inilah Lima Langkah Awal Menjalankan Bisnis Rumahan

kita akan belajar sesudah menghadapi berbagai ragam cobaan dan kendala usaha. Bila Anda berhasil menghadapi lika liku bisnis. Seperti :

  • ketatnya persaingan,
  • menjaga kualitas produk,
  • pelayanan customer

Maka dari situlah keberhasilan akan menghampiri kita dengan sendirinya.

Melihat kenyataan sekarang, banyak sekali entrepreneur yang gampang beralih bidang dalam memulai bisnis. Inilah letak kesalahannya! Kita engga bakal berhasil bila sering berpindah-pindah dalam melakukan usaha. Apabila Anda gagal dalam satu bidang, terus berusaha dan memulai kembali dengan cara yang lebih baik lagi. Ingatlah bahwa keberhasilan dalam berbisnis akan tercapai jika kita berhasil melalui ujiannya. Berinovasilah ke hal yang lebih membuat konsumen tertarik. Konsistensi inilah yang patut Anda miliki.

5. Sistem Promosi yang Jitu

Dalam membangun citra dan nama merek promosi terhadap bisnis yang baru kita rintis termasuk hal yang engga boleh dilupakan. Sebagai bisnis rumahan dengan jangkauan terbatas, manfaatkan kerabat terdekat dalam sistem promosi kita. Promosi dari mulut ke mulut ini sangat efektif dalam sistem home industry.

Inilah Lima Langkah Awal Menjalankan Bisnis Rumahan

Anda pun hendaknya ikut aktif dalam berbagai ragam aktifitas lingkungan rumah. Sehingga dapat membantu penyebaran merek produk kita. Promosi langsung pada customer ini tentu sangat menunjang usaha kita. Karena customer langsung mengetahui informasi produk dari kita selaku owner.

kita juga perlu aktif dalam beraneka ragam event yang diselenggarakan berbagai macam tempat. Diadakannya event bakal memudahkan kita mendapatkan pelanggan. Sebab tentu banyak sekali pengunjung yang datang untuk dijadikan calon pembeli. Adanya merk endors yaitu orang yang dipercaya untuk menaikkan citra merek. Rata-rata orang-orang terkenal bakal menjadi nilai lebih dari bisnis Anda.

Memilih merk endors yang udah punya nama. Seperti para leader suatu organisasi atau orang yang dianggap “dipandang” di lingkungan kita. Hal ini bakal mempengaruhi masyarakat lainnya buat ikut jadi pelanggan Anda. Ini dapat disebut “iklan gratis” jika Anda bisa memiliki brand endors.

Demikian informasi mengenai Inilah Lima Langkah Awal Menjalankan Bisnis Rumahan, semoga postingan ini mencerahkan sahabat semua. Kami berharap postingan ini diviralkan biar semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *